Saturday, November 7, 2009

Gerakan 1.000.000 Facebooker Sudah Melampaui Target

Seiring dengan ditahannya 2 pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah oleh Polri muncullah Group di dunia maya, tepatnya di Facebook, yaitu Gerakan Sejuta Facebooker Dukung Bibt Dan chandra. Pendiri dari group ini adalah Usman Yasin, seorang dosen di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Dia juga adalah seorang blogger. Blognya adalah Yayasan Lembak Bengkulu.


Alasan dari sang pendiri group tentang pendirian group ini adalah sebagai berikut:

Markas Besar Polri resmi menahan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, hari ini, Kamis 29 Oktober 2009.

Terlepas dari apakah Bersalah atau Tidak kita yang berada diluar Sistem mungkin merasa terganggu dengan kejadian demi kejadian yang menimpa Chandra dan Bibit, Bukan tidak mungkin kasus semacam ini seperti gunung ES, sesungguhnya mungkin banyak Chandra dan Bibit yang lain yang juga mengalami nasib yang sama.

Kita belum berani mengatakan yang itu salah dan yang ini salah, tapi sebagai anak bangsa yang Mencitai Negeri ini, fakta membuktikan Bahwa Institusi Polri dan Kejaksaan Agung telah gagal mewujudkan cita-cita negara kita yang bebas dari Korupsi dan Kolusi. Makanya atas inisiatif Kepala Negara Beberapa waktu yang lalu maka telah lahir harapan pada KPK. Tapi kini Sinar itu berlahan redup karena kasus yang menimpa lembaga KPK.

Sebagai anak bangsa kami mencitai KPK, untuk itu mari kita dukung Chandar dan Bibit dalam Grup ini. Kita namakan Gerakan Satu Juta Facebookers Dukung Chandra dan Bibit.

Ayo kirim semua teman-teman kita, kejar target 1.000.000 Facebooker.


Setelah sekitar seminggu semenjak gruop ini didirikan, Kamis, 29 Oktober 2009, target yang ingin dicapai sudah terpenuhi. Samapi dengan Sabtu, 07 November 2009, pukul 16:15 WIB jumlah anggota dari group tersebut sudah mencapai 1.034.320 Facebooker.

Sejak group ini dibuat dukungan Facebooker sudah sangat besar. Dukungan semakin membesar ketika dan setelah sidang Mahkamah Konstitusi (MK) memperdengarkan rekaman penyadapan yang dilakukan oleh KPK terhadap Anggodo Widjojo, adik dari buron KPK Anggoro Widjoyo.

Dibawah ini adalah salah satu potongan rekaman hasil sadapan KPK terhadap percakapan telepon Anggodo:



Kalo Anda ingin mendapatkan lebih banyak lagi tentang isi rekaman silahkan klik disini.

Artikel Terkait:

Masukkan Email Untuk Berlangganan

3 komentar:

Imtihantok said...

Habis ini groupnya bisa sebagai media pengiklan yang efisien bagi pendirinya. Bayangkan! sekali kirim pesan, dia bisa langsung mengirimkannya ke sejuta lebih facebooker. Ide yang cemerlang!!!

rudis said...

info yg mantab trims, sln kenal rudis blog ayaran

anindyarahadi said...

dampaknya hebat

Post a Comment

Berikan Komentar Anda! Saya Akan Sangat Senang Bila Anda Melakukannya. Tapi Ingat!!! Komentar Yang Membangun ya?. Trims.